Masa Panen Ketela

Apakah di rumah Anda masih sering menyantap makanan satu ini. ya ketela alias makanan tradisional khas orang Jawa. Biasanya disuguhkan dengan saus manis dari gula merah, direbus, atau digoreng kering. Sangat nikmat untuk teman minum teh atau teman bersantai saat sore hari.

Budidaya Ketela, Hobi yang Jadi Uang

Tahukah Anda, walaupun Indonesia menjadi negara agraris yang besar nyatanya penyumbang komoditas ketela terbesar di dunia justru negara Afrika Barat dengan 60% produksi di dunia. Ini dia proses-proses dari penanaman sampai panen.

Persiapan Lahan

Sebelum mulai penanaman, dibutuhkan lahan yang sesuai agar ketela bisa tumbuh dengan baik. Ada beberapa ketentuan syarat yang harus dipenuhi seperti tempat penanaman haruslah berada di antara ketinggian 10 sampai 1.500 mdpl.

Tanah haruslah berupa mediterania atau podsolik merah kuning dengan struktur yang gembur. Bibit yang dipilih haruslh berusia 10 sampai 12 bulan ukuran diameter sekitar 2,5 cm. Selain itu Anda juga harus memastikan tidak adanya tunas-tunas tumbuh pada bibit induk yang akan ditanam.

Melakukan Pemeliharaan

Setelah memilih bibit dan menyediakan media tanamnya, langkah selanjutnya adalah melakukan pemeliharaan secara bertahap. Ada penyulaman, pencabutan gulma atau sejenis rumput liar yang bisa membawa dampak buruk bagi ketela, dilanjutkan dengan proses penggemburan tanah.

Walaupun tanah tersebut termasuk subur, Anda tetap harus memperhatikan kondisinya jadi harus selalu dipantau. Tidak adanya lagi gulma di sekitar lingkungan tersebut menjadi bukti bahwa tanah dalam kondisi yang baik dan siap diberikan pemupukan.

Panen

Setelah melakukan langkah-langkah perawatan lainnya seperti pemberian pupuk, semprot pestisida, sampai membasmi hama barulah ketela akan masuk masa siap panennya. Saat masuk usia 6 sampai 12 bulan dari masa tanam.

Namun setiap varietas singkong memiliki masa panen berbeda-beda. Dengan melimpahnya produksi ketela di Indonesia bukankah bisa menjadi sumber perekonomian baru bagi para petani, selain itu kehidupan mereka juga bisa lebih sejahtera. Semoga suatu saat Indonesia bisa ikut memenuhi kebutuhan produksi ketela di pasar dunia.

Sumber: https://www.kebun.co.id/