Fakta Mengenai Beli Followers Instagram

Saat menjelajah Instagram, pasti anda menemukan komentar orang-orang menjual like, dan followers Instagram. Meskipun terlihat cukup menarik, sebetulnya ada hal-hal yang tidak terduga dari aktivitas jual beli followers dan like Instagram ini.

Bisa dikatakan bahwa ini adalah cara termudah dan tercepat untuk memperoleh followers. Anda hanya perlu membayar dan sekejab akun Instagram anda dipenuhi like atau followers sesuai yang anda inginkan. Meskipun terlihat ajaib, mudah, cepat dan simple namun beberapa hal harus anda ketahui sebelum membelinya. Berikut ulasannya:

 

1. Alasan orang membeli followers di Instagram

Ada alasan dibalik mengapa seseorang rela membayar untuk “sekedar angka angka” tersebut. Motifnya berbeda-beda entah untuk sekedar untuk pamer, atau untuk bisnis. Mereka yang mempunyai banyak akun yang memfollownya akan terlihat keren, pamornya naik dan menunjukan ia cukup populer di Instagram. Perasaan terkenal dan cukup dipedulikanlah yang diharapkan oleh orang ini.

Motif lainnya adalah untuk meningkatkan kepercayaan suatu akun Instagram. Mereka yang terpercaya tentunya mempunyai banyak followers dan sayangnya saat membuat akun baru, belum banyak followers agak susah untuk berjualan. Jika anda ingin terpercaya, anda harus memiliki banyak followers dan sangat masuk akal jika menggunakan jasa suntik followers untuk di awal akun bisnis.

Alasan yang terakhir mengapa seseorang membeli follower Instagram adalah iseng. Misalnya sekedar mencoba hal baru, mencari tahu bagaimana cara kerjanya, mencoba apakah berhasil atau tidak dan sebagainya.

 

2. Jenis Followers

Followers ada yang pasif dan ada juga yang aktif. Followers yang pasif berarti followers tidak aktif melakukan aktivitas Instagram. Followers pasif tidak akan memberikan anda like atau komentar. Ini karena followers pasif adalah bot atau robot. Karena ini adalah bot, mereka tidak akan meng-unfollow anda, anda tidak perlu takut kehilangan followers setelah membeli followers. Namun kekurangannya anda tidak akan mendapatkan tanggapan like dan komentar dari jenis followers yang satu ini.

Selanjutnya ada followers aktif. Followers ini adalah pengguna Instagram asli. Mereka tentu saja bisa like dan komentar jika konten anda menarik dan bisa meng-unfollow anda sewaktu-waktu.

 

3. Like juga bisa dibeli

Biasanya penyedia jasa followers seperti PojokSosmed.com memberikan layanan likes juga. Anda hanya perlu membayar sejumlah uang sekian untuk mendapatkan like sekian. Harganya berbeda-beda antar penyedia jasa. Namun bila dicontohkan seperti ini:

100 like per posting harganya 15 ribu rupiah.

200 like per posting harganya 20 ribu rupiah.

 

4. Dilarang oleh Instagram

Sebetulnya cukup mudah untuk membedakan mana pengguna yang menggunakan jasa suntik followers atau like dan mana yang tidak. Hal yang paling membedakan adalah dari jumlah like dan komentar di akunnya. Mereka yang membeli followers atau like akan memiliki sangat banyak followers namun sangat minim like dan komentar.

Dan aktivitas ini sebetulnya dilarang oleh Instagram. Tentu ini merugikan ekosistem Instagram karena aktivitas yang ada didalamnya tidak lagi “organik” melainkan hasil manipulasi mesin untuk mendapatkan followers ataupun like.

Instagram juga dapat dengan mudah mengenali mana akun yang menggunakan sistem ini dan mana yang tidak. Dan jika akun ketahuan menggunakan jasa tambah followers, maka dengan otomatis akun anda akan disuspend.

 

Menurut penulis, tidak masalah menggunakan jasa followers asal menggunakannya dengan bijaksana dan bertanggung jawab untuk kepentingan bisnis daripada malah mengedepankan gengsi pribadi.